DOWNLOAD SanDiskSecureAccess versi terbaru

                   Sebenarnya Saya disini cuman mau share pengalaman menggunakan flash disk baru yang ber-merk SanDisk. Flash disk mini ini memiliki kapasitas 3,72 GiB dan dilengkapi dengan feature SanDiskSecureAccessV2 dan SanDiskSecureAccess Vault. Secara pribadi, Saya sangat menyukai feature ini dikarenakan meningkatkan keamanan dari flash disk kita secara tidak langsung. Mengapa Saya katakan tidak langsung, hal itu akan Saya ulas disini.

Ketika flash disk kita hubungkan dengan USB Port, maka akan muncul sebuah window kecil yang meminta kita untuk memasukkan password. Feature ini juga menyediakan saran untuk membuat password yang mencegah pembobolan dengan teknik brute-force. Beberapa aturan umum seperti menggunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol diterapkan dalam pembuatan password. Sayangnya, secara default program ini hanya tersedia untuk sistem operasi Windows dan Mac OS.

Ketika Anda sudah mengisikan password dan menyeting hal-hal lain. Maka Anda akan disuguhkan sebuah window kecil (screenshot diatas) untuk login ke dalam flash disk Anda. Seperti versi sebelumnya, Anda tidak dapat menuliskan apapun ke dalam drive sebelum memasukkan password. Setelah Anda login ke dalam sistem SanDiskSecureAccessV2, maka Anda dapat menuliskan file ke dalam flash disk secara langsung maupun tidak langsung. Maksud Saya secara langsung adalah Anda dapat melakukan copy/cut dan paste ke dalam drive secara langsung. Ketika Anda melakukan proses copy/cut dan paste ini, proses tidak dienkripsi oleh program SanDiskSecureAccessV2. 

Dilansir dari website resmi SanDisk yang membuat software ini (DOWNLOAD), program ini dapat melakukan logout otomatis dengan menggunakan time setting yang dapat dikustomisasi. Keamanan dari password yang Anda gunakan dienkripsi dengan menggunakan AES 128-bit. Sehingga cukup aman dalam hal keamanan.

Anda juga dapat melakukan transfer dengan menggunakan copy dan paste ke dalam aplikasi ini untuk menyimpan file secara aman. Ketika Anda memasukkan file ke dalam vault, maka file yang Anda masukkan tidak akan dapat diakses secara langsung dari drive, melainkan Anda harus melakukan login dulu. Pada kasus ini, Saya mencoba untuk menuliskan direktori dengan nama codeigniter3 lewat aplikasi ini dan menuliskan file APK dengan nama kingsoft_office_android.apk secara langsung tanpa melewati aplikasi vault. 



Pada gambar diatas tampak bahwa file kingsoft_office_android.apk dapat diakses secara langsung tanpa harus login terlebih dahulu. Sedangkan direktori codeigniter3 dapat diakses setelah login ke dalam sistem.

Jika Anda bertanya tentang isi dari direktori SanDiskSecureAccess Vault (yang sebenarnya berupa direktori), direktori tersebut berisi 1 direktori dengan nama System Files, file beberapa file DAT, 1 buah file desktop.ini yang mengatur gambar icon dari folder SanDiskSecureAccess Vault, dan 1 buah icon dengan nama vault.ico. File ini berisikan file-file tentang enkripsi pada file-file yang tersimpan dalam SanDiskSecureAccessV2.

Jika Anda bertanya tentang isi dari direktori SanDiskSecureAccessV2.0, direktori tersebut berisi 2 buah file PDF bernama DownloadForMac_SanDiskSecureAccessV2.0.pdf yang merupakan tutorial untuk proses download aplikasi SanDiskSecureAccessV2 khusus untuk Mac OS dan QuickStartGuide_SanDiskSecureAccessV2.0.pdf yang berisikan tentang tutorial penggunaan software QuickStartGuide_SanDiskSecureAccessV2.0 dalam beberapa bahasa.

Anda sebenarnya dapat menggunakan aplikasi ini pada sistem operasi Linux. Sayangnya, Anda harus merogoh kocek yang lumayan besar sebesar $12,99 untuk mendapatkan aplikasi ini. Anda juga mendapatkan beberapa layanan seperti keamanan yang berlapis hingga enkripsi AES 1024-bit, layanan backup secara otomatis, dan sinkronisasi antara file yang terdapat dalam flash disk.
                                                      
                           DOWNLOAD

                                        

Komentar

Postingan Populer